Android One merupakan salah satu project Google yang awalnya bertujuan untuk membantu masyarakat di negara berkembang terkoneksi dengan internet melalui perangkat mobile. Hardware dan software ditentukan oleh Google sendiri, kemudian untuk produksinya dilakukan oleh pihak yang telah bekerjasama atau biasanya di sebut Original Equipment Manufactures (OEM).

Perangkat Android One yang baru saja hadir yaitu A1, hasil kerjasama dengan perusahaan asal Cina, Xiaomi. Xiaomi A1 juga merupakan perangkat Android One pertama yang akan tersedia di 36 negara. A1 hadir dengan android Nougat 7.1.2 dan akan menerima update OS minimal 2 tahun, jadi pasti mendapatkan Android Oreo pada akhir 2017  dan Android P pada 2018. Spesifikasinya persis dengan Xiaomi 5X, Snapdragon 625,  layar 5,5” 1080 x 1920 pixel, 4GB RAM, 64 GB yang masih bisa diperluas dengan microSD, sensor fingerprint, dual kamera 12 Megapixel, full metal body dan sudah menggunakan port USB tipe C. bedanya A1 menggunakan antarmuka stok Android sementara 5X dengan andalan Xiaomi,  MIUI 8. Apalagi harganya di kisaran 3 jutaan, bikin merk lain kocar-kacir 😛

Kelebihan Xiaomi A1 sebagai perangkat dari Google adalah akan mendapatkan update sistem Android lebih awal dibandingkan perangkat dari merk lain. Update dapat berupa patch keamanan maupun tambahan fitur baru. Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna, A1 ternyata memiliki dua partisi sistem. Satu partisi aktif saat perangkat digunakan dan satu partisi non-aktif untuk keperluan update sistem.

partisi A/B pada Xiaomi A1
seamless update di Android nougat

Ketika ada update sistem, perangkat akan men-download dan menginstalnya di partisi non-aktif, sementara perangkat berjalan menggunakan partisi aktif. Setelah software update selesai di-instal, maka perangkat akan restart untuk ganti pada partisi yang telah di-instal pembaruan tadi. Alhasil, tidak diperlukan waktu lama seperti pada perangkat saat ini. Hal ini karena sistem hanya switch partisi untuk menjalankan sistem operasi atau disebut juga ‘seamless update‘. Data pengguna tetap aman karena tersimpan di partisi lain. Tapi konsekuensinya, penyimpanan internal perangkat akan berkurang untuk ‘backup’ partisi tersebut. Tak masalah, toh Xiaomi A1 internalnya 64Gb plus bisa ditambah slot microsd hingga 128GB.

Comments