Samsung Electronic, perusahaan semiconductor terbesar di dunia memberikan press release mengenai detail SoC Exynos 9 series yang akan digunakan untuk flagship tahun 2018 ini. Exynos 9810 akan menjadi dapur pacu Samsung Galaxy S9 dengan teknologi 10nm FinFET generasi kedua. SoC tersebut memiliki delapan inti alias octa-core, empat custom core diantaranya dapat mencapai  2.9 GHz, lebih tinggi 100 Mhz dibandingkan Snapdragon 845 milik Qualcomm. Custom Core generasi ketiga tersebut mungkin berdasarkan pada Cortex A75 atau A55. empat core  yang lain  dengan Cortex A55 memiliki clock 1.9 GHz. sementara untuk urusan gaming dan VR, SoC tersebut dibekali dengan GPU Mali™-G72 MP18.

Dibandingkan dengan pendahulunya, Exynos 8895, SoC terbarunya diklaim memiliki tingkat efisiensi 40 persen lebih tinggi. Bersaing dengan Kirin 970 maupun Snapdragon 845, Exynos 9810 akan dibekali dengan kemampuan AI seperti depth sensing dan 3D hybrid face recognition untuk mendeteksi wajah pengguna. Samsung menyatakan terdapat processor tambahan yang khusus menangani keamanan kemananan data informasi penting seperti wajah, sidik jari dan iris. Seperti kompetitor lain, Samsung juga menggunakan Cat. 18 LTE modem yang mana dapat mencapai kecepatan download maksimum hingga 1.2 Gbps.

Tak kalah penting, Samsung meningkatkan kemampuan image signal processor (ISP) untuk keperluan multimedia. Perpaduan dua buah ISP dengan multi-format codec (MFC) baru memberikan kemampuan Exynos 9810 sanggup untuk merekam dan playback video ukuran UHD 4k pada 120 FPS. Tak hanya itu, dengan signal processing yang lebih cepat dan efisien, advance stabilization dapat diterapkan pada video 4K, peningkatan noise reduction pada kondisi lowlight dan  realtime focus seperti pada Live View. Exynos 9810 yang sedang dalam tahap mass production ini sudah dipersiapkan untuk flagship Galaxy S9 atau S9+ yang diperkirakaan akan hadir pada bulan Maret nanti.

Comments