Arsitektur dan Teknologi

Raven Ridge menggunakan unit CPU berarsitektur Zen serta Radeon Vega yang dihubungkan melalui Infinity Fabrics. Infinity Fabrics merupakan jembatan utama berbagai engine dan controller untuk saling berkomunikasi dan berbagi data pada prosesor AMD.

Topologi Prosesor AMD Raven Ridge

AMD SenseMI

Prosesor AMD Ryzen memiliki sensor yang tersebar pada chipnya. Sensor tersebut mendeteksi data suhu, tegangan, arus, dan daya 1000 kali per detik untuk kemudian diinfokan kepada Infinity Fabrics control loop. Control loop kemudian mengatur perilaku prosesor Ryzen saat itu juga menyesuaikan dengan kondisi prosesor.

AMD SenseMI memiliki 5 indra (sense) yang bergantung pada algoritma pembelajaran serta perintah dan kontrol dari Infinity Fabrics dengan kecerdasan buatan di dalamnya.

Pure Power

Hubungan berbagai sensor yang mengatur Precision Boost untuk menyesuaikan antara konsumsi daya dengan beban kerja. Pure Power memungkinkan prosesor untuk menghasilkan manajemen daya sesuai dengan kondisi chip tersebut.

Teknologi Pure Power

Precision Boost 2

AMD memperbarui Precision Boost yang ada pada prosesor Ryzen sebelumnya. Precision Boost memungkinkan scaling voltase dan frekuensi per 25MHz. AMD Ryzen seri 1000 (Summit Ridge) melakukan boost pada dua kondisi berbeda:

  • 3 atau lebih core CPU (“all-core boost”)
  • 2 atau kurang core CPU (“two-core boost”)

Pada Precision Boost 1, kondisi boost yang hanya berjumlah 2 jenis ini membatasi kemungkinan naiknya clock pada kondisi load ringan 3 core atau lebih walau dengan ketiadaan batasan kelistrikan, suhu, maupun batasan-batasan lain yang seharusnya memungkinkan clock CPU untuk naik lebih tinggi lagi.

Precision Boost 2 tetap menghadirkan 25MHz granularitas namun dengan pengaturan clock yang lebih oportunis di mana boost akan lebih linier dengan jumlah core yang aktif.

Precision Boost 2 dibantu dengan Infinity Fabrics akan menyesuaikan clock dengan jumlah core yang bekerja sehingga memungkinkan CPU untuk memaksimalkan performa dengan tidak memakan daya lebih dari yang seharusnya. Teknologi ini akan mendeteksi daya, suhu, beban kerja, serta kapasitas frekuensi 1000 kali per detik.

Neural Net Prediction

Kecerdasan buatan (AI) pada prosesor AMD Ryzen melakukan pembelajaran secara real-time pada perilaku aplikasi dan akan memprediksikan penugasan. AI ini akan menyediakan instruksi sehingga CPU akan selalu siap mengerjakan instruksi berikutnya.

Smart Prefetch

Algoritma pembelajaran canggih memahami pola perilaku pada aplikasi dan mengantisipasi data yang akan dibutuhkan untuk eksekusi yang lebih cepat di masa depan. Smart Prefetch memprediksi dan menampung data pada cache AMD Ryzen untuk memungkinkan komputasi cepat dan responsif.

Comments