Page 4 : Kesimpulan

Dengan performa teoritis yang lebih unggul dibandingkan dengan GTX 1060 6GB baik dalam  performa FP16, FP32 maupun FP64, RX 580 ternyata mencetak performa lebih buruk daripada GTX 1060 6GB dalam hal Deep Learning.

Walau memiliki performa yang secara umum lebih rendah daripada GTX 1060 6GB, namun performa yang tipis tersebut boleh menjadi bukti bahwa GPU AMD tidak hanya digunakan untuk gaming, mining dan content creation saja, melainkan juga dapat digunakan untuk Deep Learning.

Tetapi tidak lupa juga bahwa terdapat keterbatasan-keterbatasan pada penggunaannya seperti keterbatasan sistem operasi dimana sejauh ini penulis masih belum berhasil menggunakannya pada sistem operasi Windows, lalu tidak lupa terbatasnya kompatibilitas baik CPU maupun GPU yang cocok dan didukung secara software (ROCm) serta masih terbatasnya framework seperti Darknet (https://pjreddie.com/darknet/ ) yang masih belum mendapatkan support untuk dijalankan menggunakan GPU AMD karena darknet dibuat menggunakan Bahasa C dan CUDA.

Meskipun demikian, performa GPU AMD pada tensorflow tetaplah jauh lebih tinggi daripada menggunakan Single CPU saja untuk sekarang, jadi walaupun performa GPU AMD mungkin tidak sekencang kompetitor sekelasnya, namun apa yang sudah dikembangkan oleh AMD patut didukung dan diharapkan dapat menjadi suatu batu pijakan menuju masa depan komputasi GPU (GPU Computation) dan komputasi terakselerasi (Accelerated Computation).

Sedikit disayangkan penulis tidak sempat mencoba arsitektur lain, untuk melihat bagaimana performanya dibandingkan dengan RX 580 serta GPU kompetitor sekelasnya dalam scenario yang sama, mengingat arsitektur yang berbeda bisa saja memberikan hasil dan dampak yang jauh berbeda menggunakan versi driver dan library yang sama.

Sekian dari Hexatekno, update terus berita-berita serupa hanya di Hexatekno.com.

Comments