3DMark Firestrike

Fenomena besar-besaran ( dibaca : gede-gedean ) angka pada suatu benchmark seringkali ditemui sebagai penentu performa suatu hardware / PC. Tidak luput kejadian-kejadian dimana para overclocker, enthusiast atau hobbyist serta member komunitas berlomba-lomba mencapai angka besar-besaran tanpa mengetahui aspek / faktor apa sajakah yang sebenarnya mempengaruhi angka benchmark tersebut ( yang penting angka-nya tinggi ).

Juga sering ditemui di grup / forum hobbyist dimana para member membanding-bandingkan performa hardware berdasarkan hasil review dan kerap kali ditemui adanya keributan dan disagreement antara satu member dengan member lain mengenai perbandingan performa 2 atau lebih hardware karena kesalahan baca maupun minimnya pengetahuan mengenai hasil / skor benchmark itu sendiri.

Kali ini Hexatekno ingin membahas mengenai salah satu benchmark yang paling sering digunakan untuk showoff performa GPU, yaitu 3DMark Firestrike. Benchmark ini merupakan salah satu benchmark yang paling sering digunakan untuk mengukur kemampuan GPU dan pada artikel ini Hexatekno ingin menginformasikan sedikit mengenai scoring pada 3DMark Firestrike sehingga dapat menghindari kesalahan baca, misinformasi dan juga bias pada berbagai artikel review yang sering kali menggunakan benchmark tersebut.

Spesifikasi dan Pengaturan Pengujian 3DMark Firestrike
Spesifikasi 3DMark Firestrike ( Source : 3DMark Technical Guide )

Dapat dilihat Firestrike sendiri berjalan pada resolusi 1920 x 1080 atau sering disebut dengan 1080p. Meskipun memiliki spesifikasi dan requirement yang terlihat rendah, benchmark Firestrike dapat dibilang tidak main-main. Hanya GPU Mid End beberapa tahun ini saja yang dapat menikmati 60fps pada graphic test di Firestrike.

Perhitungan 3DMark Firestrike Score

Kita semua tahu bahwa GPU sangat berpengaruh pada tes / pengujian performa 3DMark Firestrike. Namun bagaimanakah sebenarnya skor 3DMark Firestrike itu dihitung dan seberapa besarkah peran GPU pada Firestrike Score? Mari kita lihat contoh.

Misalkan pada sebuah screenshot dibawah ini, dapat dilihat sebenarnya ada 4 skor yang muncul sebagai hasil benchmark 3DMark Firestrike ( benchmark standar dan tidak ada yang dilewati kecuali demo ).

Contoh screenshot benchmark 3DMark Firestrike oleh Ax. ( http://hwbot.org/submission/4015533_ax._3dmark___fire_strike_radeon_rx_470_12236_marks )

Ada 1 skor utama dan 3 skor yang berdasarkan masing-masing tes ( graphics, physics, combined ).

Pada submisi seperti di Hwbot, yang dihitung adalah skor utama, yaitu skor sebesar 12236 tersebut. Namun apakah skor tersebut mewakili performa GPU seluruhnya? Tidak juga. Mari kita lihat 3 skor lain yang terkadang tidak diacuhkan / tidak diperhatikan.

Graphics test : Hasil skor berdasarkan serangkaian tes yang menitikberatkan pada penggunaan GPU

Physics test : Hasil skor berdasarkan serangkaian tes yang menitikberatkan pada penggunaan CPU

Combined test : Hasil skor berdasarkan serangkaian tes yang menitikberatkan pada penggunaan CPU dan GPU

Sementara skor utama sendiri didapatkan dari :

Perhitungan Firestrike Score ( source : 3DMark Technical Guide )

Dapat dilihat bahwa Physics test dan Combined test juga turut berkontribusi pada skor utama. Apakah ini berarti CPU sendiri mempengaruhi skor utama dari benchmark 3DMark Firestrike? Jawabannya, tentu saja ya.

Sehingga Graphics Score dan Graphics Test lebih akurat digunakan untuk membandingkan 2 atau lebih GPU daripada skor total, begitu pula Physics Score dan Physics Test untuk CPU.

Mari kita lihat contoh lain.

Screenshot benchmark 3DMark Firestrike oleh StingerYar ( http://hwbot.org/submission/3402739_stingeryar_3dmark___fire_strike_radeon_rx_470_12717_marks )

Dengan skor akhir 12717 tentu saja lebih tinggi daripada 12236 milih Ax. Perbedaan yang cukup signifikan sebesar hampir 500 poin.

Dengan Graphics Score yang lebih rendah tetap dapat menyusul sebesar hampir 500 poin hanya karena memiliki Physics yang lebih bagus ( CPU dan RAM dapat dilihat jauh lebih bagus ). Dengan rumus yang sama, apabila memiliki Physics score dan Combined Score serupa ( anggap saja GPU nya pada combined berperforma sama ) sebenarnya Ax. bisa mendapatkan skor sebesar 13087 ( lebih unggul ) menggunakan rumus diatas.

Bukan berarti CPU sama sekali tidak berpengaruh dalam mencetak graphics test, namun graphics test hanya sedikit sekali menggunakan CPU sehingga dapat diabaikan dan apabila ingin melakukan perbandingan GPU, akan lebih akurat menggunakan perbandingan Graphics Score-nya daripada skor total / Firestrike Score-nya karena CPU lebih berpengaruh pada Firestrike Score daripada Graphics Score saja apalagi membandingkan 2 hardware yang diujikan menggunakan processor yang berbeda. Perlu diingat lebih akurat bukan berarti representasi 100% dari GPU, namun lebih merepresentasikan saat membanding-bandingkan daripada menggunakan skor total.

Faktor lain seperti bandwidth PCIe dan interface yang digunakan juga perlu diperhatikan. Misalkan GPU berjalan pada PCIe 3.0 bisa jadi ( tidak selalu ) memiliki hasil yang berbeda dengan GPU yang berjalan pada PCIe 2.0.

Sekian dulu dari Hexatekno, update terus berita-berita seputar hardware hanya di Hexatekno.

Comments