RDNA dipasarkan sebagai arsitektur gaming

Awal bulan Juli ini AMD merilis dua GPU baru yaitu RX 5700 dan RX 5700 XT (codename “navi”), GPU AMD pertama yang tidak menggunakan arsitektur GCN (Graphic Core Next) “murni” sejak kemunculannya 2012 silam. Navi sendiri merupakan penggabungan antara arsitektur RDNA dan GCN.

Arsitektur Navi yang merupakan hibrid RDNA dan GCN

Dengan AMD terfokus pada gaming, bagaimanakah kabar AMD dalam GPU Computing? Ya, AMD sebenarnya memiliki sebuah platform untuk melakukan GPU Computing bernama ROCm (https://rocm.github.io/).

AMD ROCm

Singkatnya, dengan menggunakan ROCm kita dapat menggunakan GPU AMD untuk melakukan akselerasi komputasi. Beberapa contoh di antaranya adalah menggunakan Numba (http://numba.pydata.org/) untuk akselerasi komputasi dengan bahasa python menggunakan GPU. Kemudian pada aplikasi deep learning menggunakan berbagai macam framework yang telah diporting untuk support dengan GPU AMD seperti Tensorflow dan Caffe.

Daftar GPU AMD yang disupport ROCm 2.6, tidak ada Navi tertera disana

Namun hingga munculnya pembaharuan/update pada ROCm 2.6 sekitar beberapa minggu yang lalu, GPU Navi sepertinya masih belum dapat digunakan alias tidak compatible. Bahkan GPU AMD terbaru yang didukung oleh ROCm 2.6 masih sama seperti versi sebelumnya, yaitu Vega 7nm seperti radeon VII, Radeon MI50 dan Radeon MI60.

Satu-satunya driver linux yang dapat ditemui saat artikel ini ditulis

Bahkan penggunaan Navi di Linux sangatlah terbatas, dengan Ubuntu 18.04.2 merupakan satu-satunya yang penulis dapat temukan drivernya. Untuk penggunaan, penulis hanya menemukan skenario penggunaan gaming di Ubuntu 18.04.02. Tidak ditemukan skenario penggunaan lain dan penulis tidak dapat membuktikan penggunaan selain gaming sebab tidak ada unit yang dapat penulis lakukan pengujian.

Sangat disayangkan bahwa dengan fokusnya AMD mengejar ketinggalan di sektor gaming kali ini malah seakan mengorbankan sektor lainnya, yaitu GPU Computing.

Berharap Pada AMD Fine Wine “Technology” (Lagi dan Lagi)?

AMD bahkan me-marketing-kan Fine Wine Technology

Seperti biasa, kita semua pada akhirnya berharap pada AMD “Fine Wine Technology”, sebuah gimmick dimana AMD memberikan support, software, dan driver yang lebih baik kedepannya, sesuatu yang katanya merupakan privilege yang tidak dapat diberikan oleh sang kompetitor sejati, Mr. Green.

Para user dan enthusiast hanya perlu duduk manis menunggu pembaharuan/update dan hardware dapat berjalan lebih baik dari sebelumnya (walaupun AMD sebenarnya punya opsi untuk merilis produk disertai driver yang baik seperti kompetitornya, namun menurut kami AMD sepertinya belum ada niatan untuk “lepas” dari gimmick fine wine technology ini).

Daftar GPU yang dapat digunakan ROCm

Navi sendiri juga tidak lepas dari teknologi “Fine Wine” ini. Dapat dilihat pada sebuah artikel dari website Phoronix (https://www.phoronix.com/scan.php?page=article&item=linux-53-features) yang menuliskan bahwa akan ada fitur baru serta peningkatan/improvement pada Kernel Linux 5.3 yaitu berupa support terhadap GPU Navi yang mana belum ada pada versi sebelumnya.

Diharapkan setidaknya pada Q1 2020 mendatang, Navi sudah matang untuk digunakan GPU Computing sehingga AMD dapat kembali berkompetisi di pasar GPU computing mainstream yang selama ini menurut pengamatan kami hanya dijejali” hardware hijau saja terutama di Indonesia.

Sekian berita dari kami, nantikan berita-berita terbaru hanya di hexatekno.com.

 

 

Comments