Ilustrasi AMD vs Intel. (dok.internet)

Berdasarkan data yang dibagikan oleh salah satu toko PC terbesar di Jerman, Mindfactory, penjualan AMD Ryzen 3000 di bulan Agustus terlihat solid. Walaupun terkendala masalah stok yang sempat langka, AMD tetap berhasil menguasai penjualan dengan presentase sebesar 78%, di mana Intel hanya berhasil menorehkan penjulan sebesar 22%. Hal yang luar biasa adalah AMD Ryzen 3600 berhasil menorehkan angka penjualan lebih besar dari penjualan gabungan seluruh lini intel generasi ke 9.

Jika kita lihat data secara global, angka market share dari intel memang terlihat semakin menurun. Pada bulan Juli, market share Intel turun dari 76,9% menjadi 70,7%, sedang pada bulan Agustus market share dari intel semakin terperospok menjadi 68,9%.

AMD vs Intel Market share. (dok.wccftech.com)

Hal itu berkebalikan dengan AMD, di mana market share AMD terlihat semakin solid dari waktu ke waktu. Pada bulan Juli, market share AMD secara global naik dari 23,10% menjadi 29,30%. Dan pada bulan Agustus kembali menguat menjadi 31,8%.

Jika kita telisik lebih jauh, hal tersebut bukanlah sesuatu yang mencengangkan. AMD saat ini memiliki roadmap yang jelas untuk lini prosessor mereka, baik untuk kelas desktop, notebook hingga server. Sedang intel terlihat tidak bisa move on dari fabrikasi 14 nm. Jika hal ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin, dominasi Intel yang terlihat tak terbendung sejak 2006 akan goyah oleh inovasi-inovasi yang dilakukan AMD.

Bagaimana menurut anda sendiri? Apakah Intel akan melawan dengan inovasi yang lain? Ataukah ini pertanda berakhirnya dominasi intel?

Sumber: wccftech.com

Comments