Ilustrasi Apple vs x86. (dok. wccftech)

Tahun ini adalah tahun yang menarik, selain para produsen IT harus memutar otak untuk mengatasi segala  batasan-batasan yang diakibatkan oleh pandemi, banyak pula kejadian-kejadain yang menarik lainnya, salah satunya adalah pertumbuhan prosessor berasitektur ARM menuju pasar notebook dan PC. Di mulai dari Microsoft yang secara resmi merilis Surface Pro X yang menjalankan sistem operasi Windows 10 yang secara native berjalan di ARM. Apple pun tak mau ketinggalan dengan beberapa saat lalu merilis lini Mac yang menggunakan SoC M1 yang didalamnya mengandung arsitektur ARM.

Namun demikian, performa yang ditawarkan oleh M1 walaupun terhitung impressive tentu belum bisa menandingi apa yang ditawarkan oleh AMD dan Intel di kelas komputer professional. Oleh sebab itu, dikutip dari bloomberg Apple dikabarkan sedang mengerjakan SoC yang akan memiliki 32 core. SoC ini rencananya akan menggantikan lini Mac Pro Apple yang saat ini masih menggunakan prosessor buatan Intel yang memiliki 28 core. Tentu saja kita masih belum tau apakah 32 core itu seluruhnya merupakan high performance core atau menggunakan konfigurasi bigLITTLE seperti pada SoC M1.

Selian itu, Apple juga dikabarkan telah menyiapkan 128 core graphic prosessor buatan sendiri untuk menggantikan AMD Radeon yang saat ini masih mereka gunakan di lini Mac mereka. Hal ini tentunya  sangat menarik, melihat perusahaan yang memiliki uang yang sangat banyak mencoba menjegal x86 di pasar PC yang notabene telah di monopoli oleh arsitektur ini selama bertahun-tahun.

Comments