Ilustrasi Samsung Exynos 990. (dok. internet)

Dalam ranah prosessor mobile, nama Qualcom bukanlah nama yang asing. Sudah bertahun-tahun produk SoC dari Qualcom telah digunakan di ribuan smartphone berbasis android. Mulai dari versi yang berharga miring, hingga model dengan harga sinting. Brnad Qualcom saat ini telah memiliki image sebagai salah satu prosessor TOP untuk platform Android. Hal ini terbukti dari banyaknya handphone flagship yang memakasi prosessor Qualcom mulai dari Xiaomi, LG, ASUS, OPPO hingga Samsung dengan seri Galaxy S-nya.

Berbeda dengan produsen lain, Samsung sendiri merilis smartphone flagship buatannya dalah dua versi, tak terkecuali tahun ini. Di mana Samsung merilis varian Samsung Galaxy S20 yang menggunakan varian Snapdragon untuk versi US serta Exynos untuk versi global. Namun demikian, perluncurakn S20 sendiri mendapatkan banyak kritik dikarenakan perofroma versi Exynos 990 yang tertinggal jika dibandingkan varian Snapdragon 865. Selain masalah performa, berdasarkan kutipan dari Android Authority, versi Exynos juga mengalami masalah efisiensi yang membuat versi Exynos selain lebih boros daya.

Bocoran benchmark exynos 990. (dok. twitter/Ice Universe)

Seperti tak ingin mengulang kesalahan di versi sebelumnya, bocoran benchmark dari Exynos 2100 terlihat bahwa setidaknya dari masalah performa Exynos tahun ini tak akan tertinggal jauh dari versi Snapdragon 888. Dilansir dari twitter Ice Universe, memperlihatkan bahwa Exynos 990 mendapatkan score 1103 untuk single core dan 3785 untuk multicore. Sebagai perbandingan bocoran benchmark dari Snapdragon 888 sendiri menghasilkan score 1135 untuk Single Core dan 3794 untuk multicore. Kedua angka tersebut kurang lebih setara dan masih dalam margin of error.

Dengan berita ini, paling tidak para pengguna Samsung Galaxy S21 ke depannya tak perlu terlalu iri terhadap Samsung Galaxy S21 versi US karena performa yang ada sudah sebanding.

Comments