Ilustasi Kerja Sama Samsung dan NVIDIA. (dok. internet)

Tahun 2020 merupakan tahun yang berat untuk gamer. Walaupun teknologi-teknologi baru dari NVIDIA dan AMD merupakan kemajuan yang besar dalam meningkatkan pengalaman gaming, namun teknologi-teknologi tersebut sulit diakses oleh gamer mainstream. Penyebab dari hal tersebut salah satunya adalah kapasitas produksi yang terbatas.

Jika kita lihat peta produsen chip dewasa ini, sebagian besar dimonopoli oleh satu perusahaan yaitu TSMC. Perusahaan yang berbasis di Taiwan ini memang memiliki keunggulan dibanding perusahaan lainnya. Saingan TSMC terlihat terengah-engah untuk mengejar keunggulan mereka. Mulai dari Samsung yang mentok di 8 nm, Intel yang masih berkutat pada 10 nm. Sedang TSMC sendiri sudah matang di 7 nm dan siap untuk membangun R&D untuk proses produksi yang lebih rendah. Melihat fakta tersebut, tak heran hampir sebagaian besar perusahaan teknologi dunia bergantung pada TSMC untuk produksinya. Mulai dari Apple, Samsung, bahkan Intel. Akibatnya TSMC kewalahan memenuhi permintaan dan hasil akhirnya adalah kelangkaan barang untuk end-costumer.

Menyadari hal tersebut, berdasarkan pemberitaan dari kedglobal, NVIDIA dan Samsung membuat kontrak kerjasama pada 17 Desember lalu. Kontrak dengan nilai kurang lebih $91 juta ini akan menunjuk Samsung menjadi salah satu rekan untuk memproduksi Graphic Card GeForce. Dalam kasus ini, NVIDIA sendiri terlihat tidak punya pilihan lain, dikarenakan kapasitas produksi TSMC yang memang terbatas membuat mau tak mau NVIDIA harus membuat kompromi. Proses fabrikasi dari Samsung sendiri masihlah tertinggal dari TSMC, Samsung masih berkutat di node 8 nm. Selain itu, node dari Samsung juga belum se-efisien TSMC dan masih banyak menghasilkan bad yield.

Jika memang berita ini benar, berarti terlepas dari hal-hal tersebut. NVIDIA percaya bahwa Samsung dapat memenuhi standart yang ditetapkan oleh NVIDIA. Berita ini sendiri merupakan kabar yang bagus. Dengan diversifikasi tempat produksi, NVIDIA dapat memiliki stok graphic card yang cukup yang berakibat pada turunnya harga graphic card dan akhirnya membuat lebih banyak gamer bisa mengakses graphic card tersebut.

Comments